Takut....
Ketika sang surya mulai redup dan perlahan menuju peraduannya. Suara mahluk malam pun mulai menggema. Angin dingin menusuk tulang menebus tajam bak pedang. Kala itu, lampu-lampu temaram berkedip-kedip menghiasi rumah-rumah sunyi. Tak ada suara terdengar, sunyi sepi bak padang belentara. bayang-bayang mahluk halus menggelayut dalam benak setiap insan. Malam adalah dunia mereka, malam adalah kekuatan mereka. Jiwa insan mendesah resah. Entah ada apa dengan mereka...takut dan kengerian melanda alam.
Apa itu takut?
Takut bisa diartikan sebagai kondisi jiwa yang lemah ketika adanya kekuatan besar datang. Takut adalah ketidakmampuan hati melihat kenyataan pahit. Takut beriring dengan pengurasan energi. Takut adalah energi negatif jiwa yang menggerus potensi, kreativitas, dan kejayaan.
Takut penghambat kreativitas. hanya keluhan yang terdengar, hanya sungutan yang terekam dari hati yang takut dan getir hadapi kesulitan. Ide-ide cemerlang seakan tergilas dan kandas. Kekuatan jiwa terpatri dalam penjara jiwa lara. Yang nampak hanya desah nafas tanpa daya. Takut telah menyumbat nadi-nadi kreativitas, menggelinding dalam jurang kekacauan.
Karena takut, perut merintih. Orang takut berujar:"ada singa di luar sana" Orang takut melihat terang sebagai kegelapan. Orang takut adalah orang yang kalah sebelum berperang.
Ketakutan merongrong pondasi-pondasi iman. Ketakutan melumatkan pengharapan. Ketakutan mencengkram opitimisme jiwa. Ketakutan palang besi kemajuan.
Anda takut menghadapi hidup ini? Jika ya, maka anda sedang mengerami telur-telur keputus asaan, pesimisme. Ketika telur-telur itu menetas, ia akan menjadi monster-monster mengerikan dalam hidup anda. Mungkin anda akan berkata,"aku ini hanya seperti belalang saja jika dibandingkan dengan mereka yang seperti raksasa."
Tahukah anda bahwa anda tidak sendirian? Yang menyertai anda lebih besar dari semua monster-monster keputusasaan, pesimisme, ketidak berdayaan. Anda tidak berjalan sendirian. Dia bersama dengan anda. Ia bersabda,:
"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."
"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar